← Kembali ke Daftar Bab
36 dari 45
đŸŠē

Penilaian — Diagnosis Keperawatan

Perumusan Masalah dan Diagnosis Keperawatan (SDKI) Pasien

📖 Gambaran Umum

Sub-menu Diagnosis pada modul Penilaian digunakan oleh perawat untuk merumuskan diagnosis keperawatan (SDKI/NANDA) berdasarkan hasil pengkajian fisik dan wawancara pasien. Pencatatan ini menjadi acuan utama dalam menentukan rencana intervensi dan implementasi keperawatan selama pasien dirawat.

Langkah-Langkah Penggunaan

1

Akses Tab Diagnosis Keperawatan

Klik menu 📋 "Penilaian" di navigasi sebelah kiri, lalu pilih tab tingkat satu keempat bertuliskan "Diagnosis" di navigasi bagian atas.
2

Input Rumusan Diagnosis Keperawatan

Ketikkan rumusan masalah/diagnosis keperawatan secara spesifik pada textarea besar di sebelah kiri (misalnya: 'intoleransi aktivitas', 'Nausea', atau 'Risiko perfusi serebral tidak efektif').
3

Manfaatkan Fitur Dikte Suara (Voice Input)

Klik ikon mikrofon (đŸŽ™ī¸) di pojok kanan atas textarea untuk mendiktekan diagnosis keperawatan secara langsung melalui input suara guna efisiensi waktu pendokumentasian.
4

Simpan Dokumentasi Diagnosis

Klik tombol simpan di bagian bawah untuk menyimpan diagnosis keperawatan tersebut ke dalam database rekam medis.
5

Tinjau Riwayat Diagnosis Keperawatan (Catatan Medis)

Di panel kanan "Catatan Medis", tinjau seluruh riwayat diagnosis keperawatan dari ruangan perawatan sebelumnya (menampilkan detail tanggal pencatatan, nama perawat pelaksana, dan rumusan diagnosis keperawatan) untuk memantau perubahan masalah klinis utama pasien.
📸 Tampilan Layar
SIMGOS RS — 36
Tampilan Menu Penilaian - Diagnosis Keperawatan

Tampilan Menu Penilaian - Diagnosis Keperawatan

âš ī¸ Catatan Penting

â„šī¸
Perumusan diagnosis keperawatan yang akurat sangat penting untuk menjamin kesinambungan asuhan keperawatan terintegrasi antar-shift.
âš ī¸
Pastikan diagnosis yang dirumuskan sinkron dengan data subjektif dan objektif (DS/DO) yang tercatat di asesmen fisik sebelumnya.
💡
Gunakan acuan standar penulisan diagnosis keperawatan nasional (SDKI - Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia) demi keseragaman terminologi.