← Kembali ke Daftar Bab
30 dari 45
đŸ‘ī¸

Pemeriksaan — Anatomi

Pengkajian Sistem Organ Tubuh Secara Terstruktur (Anatomi)

📖 Gambaran Umum

Tab Anatomi pada menu Pemeriksaan digunakan untuk mendokumentasikan hasil pengkajian fisik secara terstruktur per organ tubuh. Perawat atau dokter dapat memilih bagian tubuh tertentu dari daftar menu vertikal (seperti kepala, mata, telinga, hidung, leher, dada, dll) dan mengisi checklist temuan patologis spesifik beserta deskripsi klinis tambahannya.

Langkah-Langkah Penggunaan

1

Akses Tab Anatomi

Klik menu "Pemeriksaan" pada sidebar sebelah kiri, lalu pilih tab tingkat satu ketiga bertuliskan "Anatomi" di navigasi bagian atas.
2

Pilih Bagian Tubuh dari Menu Vertikal

Pilih bagian tubuh yang ingin diperiksa pada menu navigasi vertikal di sebelah kiri form (misal: 'Mata', 'Telinga', 'Leher'). Sistem akan menampilkan form penilaian khusus untuk bagian tubuh tersebut.
3

Lakukan Penilaian Temuan Organ (Contoh: Mata)

Pada menu "Mata", lengkapi indikator klinis spesifik berikut: pilih opsi "Ya"/"Tidak" untuk Anemis dan Ikterus, centang "Isokor" atau "Anisokor" pada Pupil, isi ukuran diameter pupil kiri/kanan (dalam mm), serta tentukan adanya Udem Palpebrae.
4

Tentukan Kelainan & Isi Deskripsi

Pilih klasifikasi kelainan pada dropdown "Ada Kelainan:". Jika ada catatan temuan tambahan, ketikkan secara bebas pada editor teks "Deskripsi:" di bagian bawah.
5

Simpan Hasil Pengkajian Anatomi

Setelah mengisi data untuk bagian tubuh yang diperiksa, simpan data tersebut dengan mengeklik tombol simpan di bagian bawah.
6

Tinjau Riwayat Anatomi (Catatan Medis)

Di panel kanan "Catatan Medis", pantau riwayat pemeriksaan anatomi dari kunjungan-kunjungan sebelumnya untuk memantau perubahan kondisi organ spesifik pasien.
📸 Tampilan Layar
SIMGOS RS — 30
Tampilan Menu Pemeriksaan - Anatomi

Tampilan Menu Pemeriksaan - Anatomi

âš ī¸ Catatan Penting

â„šī¸
Pengkajian terstruktur per organ memudahkan kolaborasi antar dokter spesialis dalam menganalisis kelainan organ secara spesifik.
âš ī¸
Pastikan temuan pupil anisokor atau refleks cahaya lambat segera dilaporkan kepada dokter spesialis saraf/bedah saraf karena mengindikasikan tekanan intrakranial tinggi.
💡
Jika organ dinilai normal dan tidak ada kelainan, pilih 'Tidak ada kelainan' pada dropdown kelainan agar data terekam lengkap.