â Kembali ke Daftar Bab
22 dari 45
Anamnesis â Edukasi End Of Life
Pengkajian Pemahaman Pasien Akhir Hayat Terhadap Kondisinya
đ Gambaran Umum
Sub-tab End Of Life pada menu Edukasi digunakan untuk mengevaluasi pemahaman pasien terminal (akhir hayat) atau keluarganya mengenai diagnosis penyakit, prognosis (prediksi klinis), serta tujuan tindakan perawatan medis yang akan dilakukan. Pengkajian pemahaman ini penting dalam asuhan paliatif untuk memfasilitasi pengambilan keputusan medis yang realistis dan bermartabat.
Langkah-Langkah Penggunaan
1
Akses Sub-Tab End Of Life (Edukasi)
Buka menu "Anamnesis" di sidebar navigasi sebelah kiri, klik tab "Edukasi" pada baris navigasi tab atas, lalu pilih sub-tab keempat bertuliskan "End Of Life".
2
Isi Evaluasi Pemahaman Diagnosis
Pilih opsi radio button "Ya" atau "Tidak" pada pertanyaan "Mengetahui diagnosis :" untuk menilai apakah pasien/keluarga sudah memahami penyakit yang diderita.
3
Isi Evaluasi Pemahaman Prognosis
Pilih opsi radio button "Ya" atau "Tidak" pada pertanyaan "Mengetahui Prognosis :" untuk mendokumentasikan pemahaman mereka tentang harapan hidup, potensi komplikasi, atau perjalanan klinis penyakit ke depan.
4
Isi Evaluasi Pemahaman Tujuan Perawatan
Pilih opsi radio button "Ya" atau "Tidak" pada pertanyaan "Mengetahui tujuan perawatan :" untuk mencatat kesadaran mereka tentang gol akhir tindakan medis (paliatif atau suportif).
5
Simpan Hasil Pengkajian
Klik tombol "Simpan" (tombol biru dengan ikon disket di bagian bawah tengah) untuk mengunci data pengkajian pemahaman edukasi akhir hayat ini ke dalam rekam medis elektronik.
6
Tinjau Riwayat Sebelumnya (Catatan Medis)
Di panel kanan "Catatan Medis", pantau riwayat evaluasi pemahaman end-of-life sebelumnya (menampilkan detail jawaban Ya/Tidak terkait pengetahuan Diagnosa, Prognosis, dan Tujuan Perawatan), lengkap dengan nama petugas medis pendokumentasi.
đ¸ Tampilan Layar
Tampilan Menu Anamnesis - Edukasi End Of Life
â ī¸ Catatan Penting
Jika pasien/keluarga memilih 'Tidak' pada salah satu aspek pemahaman, jadwalkan sesi diskusi keluarga (family conference) bersama dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP).
Penyampaian informasi prognosis harus dilakukan dengan empati, hati-hati, dan memperhatikan kondisi psikologis pasien.
Pastikan bahwa penjelasan tujuan perawatan difokuskan pada pemeliharaan kualitas hidup dan manajemen kenyamanan pasien.