â Kembali ke Daftar Bab
42 dari 45
Penilaian â Barthel Index Modifikasi
Pengkajian Kemandirian Fungsional Menggunakan Barthel Index Modifikasi
đ Gambaran Umum
Sub-menu Barthel Index Modifikasi pada modul Penilaian digunakan untuk mengukur tingkat kemandirian fungsional pasien rawat inap dalam melakukan aktivitas hidup sehari-hari (Activities of Daily Living - ADL). Penilaian ini memantau 8 aspek: kesadaran, frekuensi observasi TTV, pola pernapasan, kebersihan diri, makan-minum, metode pengobatan, tingkat mobilisasi, dan fungsi eliminasi.
Langkah-Langkah Penggunaan
1
Akses Tab Barthel Index Modifikasi
Klik menu đ "Penilaian" di navigasi sebelah kiri, pilih tab utama tingkat satu ketujuh bertuliskan "Barthel Index" di navigasi bagian atas. Pastikan sub-tab tingkat tiga paling kiri bertuliskan "Barthel Index Modifikasi" di baris bawah aktif.
2
Isi Parameter Kemandirian Modifikasi
Pilih klasifikasi kondisi pasien pada masing-masing dropdown parameter: Kesadaran, Observasi TTV, pola Pernafasan, tingkat Kebersihan Diri dan berpakaian, kemandirian Makan dan Minum, rute Pengobatan (oral/injeksi dsb), tingkat Mobilisasi, dan kemandirian Eliminasi.
3
Tentukan Periode Penilaian & Simpan
Isi kolom "Tanggal Penilaian:" dan centang kotak opsi "Skor Sebelum Sakit" jika penilaian ini bertujuan sebagai baseline pembanding kondisi awal masuk. Klik tombol "Simpan" untuk mencatat data ke database.
4
Tinjau Riwayat Sebelumnya (Catatan Medis)
Di panel kanan "Catatan Medis", tinjau riwayat skor Barthel terdahulu pasien (misal: skor 8 - Mandiri pada seluruh aspek utama masuk rumah sakit) beserta detail petugas dan tanggal penulisan untuk mengevaluasi perkembangan pemulihan fisik pasien.
đ¸ Tampilan Layar
Tampilan Menu Penilaian - Barthel Index Modifikasi
â ī¸ Catatan Penting
Barthel Index Modifikasi membantu tim rehabilitasi medis dan fisioterapi menentukan target pemulihan fungsional pasien pasca-operasi/stroke.
Jika hasil skor menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi, siapkan sarana bantu mobilitas (seperti alat bantu jalan walker/kursi roda) di dekat bed pasien.
Asesmen ulang dilakukan setiap terjadi perubahan kondisi klinis yang mempengaruhi kemampuan fungsional pasien secara signifikan.